Resolusi Adalah Cerminan Dari Diri Anda

By Fauzul Faura - Januari 18, 2018


Sebenarnya tulisan kali ini, bukan sepenuhnya tulisan saya pribadi, tapi bersumber dari sebuah tabloid yang saya kira patut kita renungkan. Sebagaimana di awal tahun, pastinya kita telah membuat perencanaan tentang apa saja hal-hal yang akan atau kita ingin wujudkan di tahun ini.

Setiap awal tahun setiap kebanyakan kita pasti sudah menyiapkan sebuah resolusi nya masing-masing sebagai perencanaan apa yang akan kita lakukan dalam setahun kedepan. Pastinya setiap resolusi yang kita buat disesuaikan dengan target dan keinginan yang ingin kita capai dalam setahun tersebut agar apa yang kita sudah rencana kan tercapai sesuai dengan yang kita harapkan. Resolusi adalah mengenai putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yang telah kita tetapkan.

Berbicara mengenai resolusi pasti kita sudah membuat agenda yang harus kita lakukan ke depannya. Resolusi yang baik sebaiknya bukan sekedar di catat, tapi juga harus di internalisasi kan. Resolusi sebaiknya komplet mencakup target jangka pendek, menengah, dan target jangka panjang. Resolusi jangka panjang adalah grand design hidup kita, atau hasil akhir yang ingin kita capai nantinya dalam akhir hidup kita. Baik target jangka panjang atau pun target menengah merupakan sebuah target yang besar, yang tidak dengan mudah di capai, kecuali di butuhkan kerja keras dan konsistensi nyata. Target-target jangka pendek merupakan break down dari target jangka menengah atau jangka panjang yang kita buat.

Untuk membuat sebuah resolusi yang baik, kita harus memperhatikan beberapa hal sebagai berikut :

  • Measurable( terukur ) yaitu menyangkut sejauh mana tingkat pencapaian nya, apa saja aletrnatif targetnya, dan bagaimana cara pencapaian nya, semua ini harus terukur dengan jelas. 
  • Achievable ( dapat di capai ), menyangkut apakah target tersebut masih berada dalam jangkauan kemampuan maksimal kita atau tidak, yaitu bisa kita capai dengan kemampuan kita sekarang atau tidak.
  • Continuity ( berkesinambungan ), hal ini menyangkut bahwa target-target pencapaian kita harus berkembang. Misal, kita sudah capai titik A, kita buat target baru yaitu titik B, lalu kita bekerja mencapai target tersebut, demikian seterusnya.
Dan perlu kita ingat juga, bahwa resolusi yang terbaik itu adalah yang mencerminkan identitas atau kepribadian kita. Kita harus tahu tentang diri kita, sifat dan keinginan kita, serta kelemahan kita. Tujuan nya agar resolusi tidak overestimate  atau underestimate. Karena orang yang menerjemahkan dirinya lemah pasti akan membuat resolusi yang underestimate, sebaliknya orang yang menerjemahkan dirinya selalu semangat, selalu merasa pasti bisa, akan jadiresolusi yang  overestimate. Resolusi yang tepat adalah membuat resolusi yang proporsional, tidak terlalu berlebihan atau terlalu kekurangan.

FOKUS
  Resolusi memang sering terlupakan di tengah jalan, untuk itu kita perlu mencari solusi agar hal ini tidak terjadi. beberapa hal yang bisa kita lakukan antara lain :
  1. Singkirkan hal-hal yang mengganggu atau menghambat pencapaian target. Misal, jika kita ingin membuat target membeli sebuah rumah tahun depan, kita harus menghindari biaya-biaya yangkeluar yang tidak seharusnya perlu kita pergunakan secara berlebihan, agar kita bisa mengumpulkan dana untuk membeli sebuah rumah seperti yang kita inginkan.
  2. Jika anda telah memiliki pasangan atau anda yang sudah menikah, anda bisa mengajak pasangan anda untuk berkomitmen  terhadap resolusi yang telah anda tetapkan dan juga saling mengingat anatar satu sama lain.
  3. Mendapatkan mentor atau pembimbing bagi kita yaitu pasangan kita. Jika anda sebagai seorang istri, mentor terbaik anda yaitu suami anda dan sebaliknya. Karena kita tidak mungkin menjadi orang yang efektif-efisien jika kita tidak memiliki pembimbing yang mengingatkan dan membimbing kita.
PENYEBAB RESOLUSI GAGAL
Kegagalan pasti tidak di inginkan oleh setiap orang. Tapi pastilah kegagalan itu pasti dialami oleh setiap orang.

 Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa 88% dari semua resolusi tahun baru berakhir dengan kegagalan. Mengapa hal ini bisa terjadi ? Ada beberapa faktor penyebab, antara lain :
  • Kurang nya tekad
  • Terlalu sering mengubah resolusi karena mengikuti suasana hati, akhirnya tidak memiliki tujuan akhir yang tetap
  • Tidak adanya variabel kontrol, pengingat atau pengendali, baik internal maupun eksternal
  • Tidak disiplin, terlalu santai, dan tidak punya hasrat. Potensi tanpa motivasi adalah impotensi. Solusinya, selalu buat tantangan hidup.
  • Tidak ada suasana kompetisi dalam kebaikan
  • Faktor yang tak terdefenisikan. Setiap hasil usaha yang kita lakukan pasti sudah ditetapkan oleh Tuhan yang maha kuasa. Berdoa dan berserah diri setelah berusaha adalah solusinya.
LANGKAH RANCANG RESOLUSI

Dalam merancang sebuah resolusi, ada beberapa langkah resolusi yang bisa kita lakukan agar resolusi kita dapat tercapai dengan baik, antara lain :
  1. Tetapkan yang ingin di capai atau yang ingin di tinggalkan. Buat resolusi yang benar-benar kita butuh untuk mencapainya atau yang ingin kita lepas dari diri kita. Jangan lupa menetapkan rencana jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjangnya. 
  2. Janga ikut-ikutan. Jangan anda mengikuti resolusi orang lain, meski sepintas terkesan keren.
  3. Bernilai.  Pastikan ada nilai yang penting yang kita canangkan.
  4. Sedikit dan mampu dicapai. Jangan terlalu banyak, satu saja mungkin lebih baik jika bisa terealisai.
  5. Tetapkan standar dan batasan waktu yang ingin diraih.  Dalam mencapai resolusi yang di inginkan kita harus memiliki batasan waktu dan standar yang harus kita lakukan dalam pencapaiannya.
  6. Evaluasi berkala
  7. Banyak berdoa agar Tuhan yang maha esa dapat memudahkan urusan kita.   
Sumber majalah Ummi.

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar