Haruskah Memeriahkan Malam Pergantian Tahun Baru ?

By Fauzul Faura - Desember 31, 2017

Haruskah Memeriahkan Malam Pergantian Tahun Baru ?
Haruskah Memeriahkan  Malam Pergantian Tahun Baru ?
http://www.riverside-cars.com

Pertanyaan tadi tentu beragam yang menjawab, karena setiap orang pasti punya jawaban yang berbeda. Jika saya diberikan pertanyaan itu, saya akan memberikan jawaban seperti ini :

TIDAK HARUS. Alasannya adalah tahun baru bukan berarti kita akan berpindah ke hal yang baru, hanya tahun nya saja yang berganti. Pekerjaan kita belum tentu berganti, pendapatan penghasilan kita belum tentu berubah, karir kita belum tentu menanjak, rumah dan kenderaan yang kita miliki belum tentu masih bertahan buat kita. Trus apa nya yang baru ? Ya, hanya tahun nya saja. 

Mungkin ada yang berpendapat seperti ini :
" momen tahun baru kan spesial, kita bisa buat planning dan rencana yang lebih baik lagi kedepannya".

Pendapat ini ngga salah sih, ini yang namanya resolusi.

pertanyaan lain akan muncul, 

" Jadi resolusi itu hanya ditentukan setiap tahun, bulan, atau hari saja ?"

Jawabannya bisa beragam seperti ini juga :

" Belum tentu. sebuah resolusi itu bisa dilakukan kapan saja bergantung sikon dan kebutuhannya, jika diperlukan untuk mencari solusi ( jalan keluar ) dari suatu masalah atau diluar dari apa yang di harapkan, kita butuh sebuah resolusi".

" Tentu dong, dengan membuat program tahunan kita juga bisa tahu apa planning untuk setiap bulannya".

" Resolusi adalah mencari kembali solusi yang tepat dan terbaik dari sebuah solusi yang pernah kita rencanakan sebelumnya. So, Jika target yang ingin dicapai belum kesampaian, maka perlu berbenah lagi untuk semua perencanaan dan tindakan yang telah dilaksanakan namun kurang tepat sasaran, dan ini butuh resolusi. Resolusi tidak harus setiap tahun, tapi bisa kapan saja jika memang diperlukan".

Lalu ada yang berpendapat seperti ini juga :

" Resolusi tahun baru adalah sebuah janji pada dirimu sendiri untuk memulai sesuatu yang baik atau menghentikan berbuat sesuatu yang buruk di awal tahun".
Dari jawaban-jawaban diatas, saya SETUJU tapi tidak 100 % juga.

Kenapa ?

Menurut saya untuk menjadi manusia yang baik dan berguna bagi orang lain harus selalu memiliki resolusi, kapan saja dan disaat apa saja. Resolusi yang saya maksud adalah berbenah diri. Saya mengutip sebuah kalimat dari Winston Churchill :

No one ever finds life worth living - one has to make it worth living".

Artinya kurang lebih seperti ini : 

" Tidak seorang pun pernah menemukan kehidupan yang bernilai - Orang tersebut yang harus membuatnya jadi kehidupan yang bernilai".

Jadi, selalu berbenah diri itu perlu dan sangat diperlukan jika anda ingin menjadi orang yang lebih baik lagi. Tulisan catatan saya kali ini adalah untuk mengingatkan pada diri saya sendiri dan saya juga ingin mengingatkan pada anda sebagai rekan kerja, teman ataupun sahabat  maupun keluarga saya tentang penting nya selalu berbenah diri. Caranya bagaimana ? Mari kita selalu bermuhasabah ( mengintropeksi ) diri kita sendiri, menghitung segala kekurangan yang pernah kita perbuat dan berusaha memperbaikinya agar menjadi lebih baik ke depan nya. 

Trus apa hubungannya dengan memeriahkan tahun baru ?

Jawabannya : Ada. 

Bergembira di malam  menjelang pergantian tahun baru bersama teman ataupun keluarga adalah sesuatu yang mengasyikan. Momen ini bisa dirasakan bagi semua orang yang merayakan atau memeriahkannya. Tapi haruskah di malam menjelang tahun baru saja kita bergembira ?

Tentu tidak, berkumpul dalam suasana yang berbeda juga bisa membuat kita bahagia dan bergembira. Namun, apakah dengan berpesta di malam pergantian tahun baru akan merubah atau memberikan resolusi buat kita tentang permasalahan yang kita hadapi saat ini ? Jawaban nya tentu tidak. 

Kembali kepada makna resolusi yang saya sampaikan sebelumnya tadi, resolusi berarti berbenah diri. Memang, sebuah pesta di malam pergantian tahun akan membuat kita melupakan sejenak beban persoalan hidup yang kita hadapi, tapi setelah nya apakah masalah tersebut dapat selesai ? Saya yakin tidak.

Mengapa ? Sering saya mendengar ungkapan seperti ini :

" Pesta telah usai namun kerja belum selesai ". 

Saya sendiri kurang tahu persis siapa yang pertama yang menyatakan ini, tapi saya setuju dengan ini.

Setelah pesta, masih banyak pekerjaan kita yang tertunda harus segera diselesaikan sesuai waktu deadline nya. Dan kita butuh mengerjakan dan beristirahat setelahnya.

Terlena dalam larutnya malam pergantian tahun dengan cara bergadang hingga pagi akan membuat kualitas waktu bekerja untuk menyelesaikan pekerjaan kita serta waktu istirahat setelahnya menjadi berkurang. anda akan merasa 'dikejar' oleh waktu yang anda miliki.


Sikapilah setiap malam pergantian tahun baru dengan bijaksana dan bermanfaat untuk anda. Jaga kualitas waktu tidur anda dan isi lah dengan kegiatan yang lebih bermanfaat bagi fisik dan rohani anda.

Selain sebuah perayaan, sikap sebuah pemborosan yang mungkin terjadi dalam memeriahkan malam tahun baru. Misal, uang yang harus anda keluarkan untuk membeli petasan dan kembang api ataupun terompet secara berlebihan akan membuat overbudget bagi pembukuan keuangan bulanan pribadi anda. Disisi lain, menurut saya adalah tidak semua orang yang dalam kondisi fisik yang sehat mampu memeriahkan suasana kemeriahan kembang api dan dari suara petasan yang ditimbulkannya. Ada saudara kita, orang tua kita, adik kita yang masih balita atau pun yang lagi mengalami kondisi sakit masih membutuhkan kualitas istirahat yang baik dengan mendapatkan ketenangan pada saat mereka beristirahat. Terkadang suara petasan dari kembang api yang terlalu keras disekitarnya, membuat mereka harus terjaga dari tidurnya hingga pagi. Apakah anda pernah mengalaminya ?, Saya sendiri pernah dan hampir selalu mengalaminya.

Kembali, semua ini adalah hak setiap orang. Namun bukan berarti setiap orang memiliki hak sesuai kemauannya sendiri tanpa memikirkan orang lain. Semua kembali kepada anda dalam menyikapinya. Saat saya membuat tulisan ini dan menyesaikannya, mata saya menunjukan kondisi yang mulai lelah dan saya membutuhkan istirahat untuk mata saya dan berharap dapat menikmati kualitas istirahat yang optimal keesokannya saat saya terbangun.



Minggu malam di Malam Pergantian tahun 2017 ke 2018.



  • Share:

You Might Also Like

0 komentar