Langsung ke konten utama

Perlunya Pengawasan Orang Tua Terhadap Anak Saat Menggunakan Gadget

Anak adalah anugerah sekaligus amanah yang diberikan oleh Allah subhanahu wa ta'ala kepada para orang tua. Memiliki seorang putra dan putri adalah karunia yang terbesar bagi para orang tua sebagai penerus generasi yang akan datang bagi keluarganya. Ketika anak beranjak besar dengan tumbuh kembangnya baik secara fisik dan psikis nya, tentunya tidak terlepas dari peranan didikan orang tua dan bimbingan serta pengawasan mereka terhadap anak nya.

Orang tua berperan sebagai guru pertama bagi seorang anak dalam kehidupan mereka dalam sebuah 'sekolah' bagi mereka yang disebut rumah. Tentunya sebagai 'guru', seorang ayah atau ibu tidak akan membiarkan anaknya tanpa didikan, bimbingan serta pengawasan dari orang tuanya. Dengan berbagai pemahaman, pendekatan dan pengarahan yang di dapat orang tua dari berbagai sumber dalam mendidik anak menjadikan orang tua adalah guru utama bagi anak sebelum mereka menginjak usia bangku sekolah.


Dalam pemberian kasih sayang kepada anak, tentu setiap orang tua tidak akan 'perhitungan' dalam memberikan kasih sayangnya kepada anak-anaknya dalam berbagai hal, termasuk dalam pengizinan orang tua kepada anak dalam menggunakan gadget yang digunakan anak saat menonton, bermain game ataupun mendengarkan audio berupa musik ataupun Al quran. Tentunya dalam penggunaan gadget tersebut perlu adanya pengawasan atau bisa dikatakan harus adanya pengawasan dari orang tua secara kontinyu ( berkesinambungan ) agar pemakaian gadget yang tepat guna dan disiplin waktu mampu mengarahkan anak agar dapat menggunakan gadget dengan aturan yang sudah disepakati bersama antara anak dan kedua orang.


Kecanggihan gadget saat ini memungkinkan semua hal dapat mudah diakses oleh anak dalam mencari tontonan yang ia inginkan seperti dalam menonton video online seperti Youtube ataupun bermain game yang dengan mudah mereka download di Google Play. Tanpa adanya pengawasan yang baik dari para orangtua dalam menggunakan media tersebut akan bisa menimbulkan dampak negatif yang lebih besar dari pengaruh positifnya.


Sebagai seorang ayah dari seorang putri berusia 4 setengah tahun, saya selalu mendampingi putri saya saat sedang menonton video siaran Youtube saat saya bersama putri saya. Dengan melihat apa yang ditonton, saya bisa mengetahui apa saja yang ia tonton. Selain itu, pengaturan konten-konten dewasa dan yang tidak pantas bagi anak dapat kita atur sendiri di Youtube. Namun ada beberapa pengaruh yang saya lihat dari hasil pengawasan ini, ternyata saya tidak dapat mengontrol anak dari sisi keinginannya setelah menonton video-video anak bertema bermain seperti bermain boneka, masak-masakan, ataupun jenis permainan lain yang ditampilkan divideo tersebut yang membuat putri saya terpengaruh dan ingin memilikinya, walhasil ia pun menuntut pada orangtuanya untuk dibelikan mainan seperti itu. 


Bagi saya hal ini masih dalam kewajaran karena menurut saya, adalah sifat anak untuk cenderung lebih senang bermain di usianya seperti ini. Dalam memenuhi keinginannya akan mainan saya juga melakukan nya dengan bijak. Artinya, tidak semua permainan yang ia tonton dapat ia miliki, dengan cara memberikan penjelasan padanya bahwa permainan tersebut tidak ada ditoko mainan tempat ia biasa membeli mainan dan hanya ada ditempat yang sangat jauh sekali. Terkadang juga saya suka mengatakan bahwa mainan tersebut harganya mahal, dan mengajak putri saya tersebut agar menabung terlebih dahulu agar ia bisa membeli mainan seperti yang ia inginkan. 


Ini yang saya sebut dengan sulitnya mengontrol keinginan anak.


Tapi secara umum, batasan tontonan yang ia tonton masih dalam tahap yang wajar.


Sebagai orang tua dan seorang ayah, saya tidak ingin putri saya menjadi 'bebas' dalam menonton apa saja. apalagi jika ia menonton video dewasa atau video porno yang dampaknya ternyata lebih dahsyat dari kecanduan narkoba, sebagaimana di jelaskan dalam video berikut dan semoga tidak terjadi pada anak saya dan anak anda.





Selain itu juga, mudahnya anak dalam mendownload berbagai game yang ia suka tanpa adanya pengawasan dari orang tua bisa memberikan pengaruh yang kurang baik pada anak, terutama dari konten permainan yang tidak sesuai dengan usianya. Adanya unsur kekerasan atau jenis apapun yang kurang pantas  didalam game arcade petualangan atau RPG tanpa disadari akan mempengaruhi anak secara psikologi dan sifatnya.

Mendidik anak memang bukanlah urusan yang muda, namun berusaha menjadi orang tua yang cerdas bagi anak adalah perlu dan harus jika putra dan putri kita dapat tumbuh kembang dengan baik seperti yang kita harapkan.

Anak adalah amanah, dan menjaga amanah adalah harus. Semoga kita bisa dimudahkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala dalam mengemban amanah ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Testimoni Pengalaman Sukses Saya Dalam Program Diet Dengan Herbalife

Mungkin anda telah sering mendengar nama 'Herbalife', namun belum mengetahui apa sebenarnya Herbalife itu dan apa saja produk yang ditawarkan. Herbalife adalah sebuah perusahaan di bidang produk Nutrisi dan kesehatan dan produk-produk herbalife bukan lah produk obat-obatan. Sekali lagi saya jelaskan Herbalife bukan lah perusahaan yang bergerak di industri farmasi. 
Awalnya saya juga awam dengan Herbalife itu sendiri,  termasuk dengan produknya. Karena saya ditawari suatu peluang usaha bisnis oleh ipar saya yang sudah menjalani bisnis herbalife itu lebih kurang sekitar 2 tahun. Selain itu saya juga ingin mengetahui apa saja produk yang ditawarkan dalam bisnis Herbalife itu, dari hasil tanya jawab antara saya dan ipar saya, dan melakukan browsing tentang Herbalife di internet serta sempat sekali mengikuti pelatihan kecil yang diadakan oleh Herbalife, saya dapat menyimpulkan bahwa Herbalife itu sebagai berikut : 
1. Herbalife adalah produk nutrisi dan kesehatan yang memfokuskan pad…

6 Faktor kenapa berat badan anda tidak turun dengan baik.

Memiliki berat badan berlebih dan terlihat gemuk bagi sebagian orang menjadi suatu hal yang tidak menyenangkan. Mulai dari timbulnya sifat kurang PeDe, keluhan penyakit, badan mudah lelah, dan berbagai  keluhan lain yang bisa timbul dari berat badan yang berlebebihan. Untuk itu, banyak cara yang ditempuh untuk mengatasi berat badan yang berlebihan tersebut, mulai dari melakukan program diet, berolahraga, mengatur pola makan, dan sebagainya.
MENJALANI PROGRAM TURUN BERAT BADAN TIDAK SEKEDAR MENGURANGI MAKAN
Namun, beberapa cara tersebut bisa berhasil tapi juga bisa tidak. Mengapa ? Karena ada sekitar 6 Faktor kenapa berat badan anda tidak turun dengan baik, berikut ini penjelasannya :
1. Terlalu banyak makan makanan "diet"Dalam menjalankan program diet, biasanya seseorang akan memilih makanan yang sesuai dan cocok bagi program diet yang dia lakukan. Hal ini sah-sah saja dilakukan namun harus tetap memperhatikan nilai nutrisi yang terkandung di dalam nya. Komposisi nutrisi yang d…

Apa yg dimaksud dengan kalori dan cara menghitung kebutuhan kalori makanan serta apa efek terlalu banyak kalori

Bagi anda yang sedang menjalankan program diet atau ingin menjaga pola makan yang sehat dan baik, tentunya kata Kalori sudah tidak asing lagi bagi anda. Namun, tahukah anda apa sih sebenarnya kalori itu ? Apa pengaruhnya bagi tubuh ? Serta apa efek yang akan timbul jika terlalu banyak kalori di dalam tubuh ?.
Baiklah saya akan menjelaskannya dengan sederhana dan singkat, jelas, dan padat yang saya rangkum dari berbagai sumber tentunya.
Apa itu kalori ? Ya, pertanyaan ini yang anda harus tanyakan pertama kali sebelum anda menjalankan program diet anda agar program diet dapat berjalan dengan baik dan maksimal. Apa sih sebenarnya kalori itu ?

Sponsor